Update Forestry News as a Forestry Student in Forestry Faculty UGM Indonesia, also Can Find Indonesias' National Park Information.
Monday, 6 June 2011
Hari ini
Manteb temen-temen, saya baru aja (2 hari yang lalu pas jalan2 ke Amplas sama temenku berjumlah 8 orang)beli buku Habibie dan Ainun. Ainun adalah istrinya pak Habibie yang satu-satunya dan sangat dicintainya. Belinya lumayan mahal buat kantong anak kos, Rp. 80.000,- cuy. Tapi ya Worthy lah sama isinya. Beuh, isinya perjuangan dia aktu di Jerman (bukan jejeran kanoman) buat negbiayain istri sama sampai dia dipanggil buat majuin Indonesia sama pak Soeharto langsung. Kalo mau baca cari aja di Gramedia. Tapi tadi lagi baca digangguin sama Irwan, sengaja masuk kosku trus.
Parah tadi ujiannya susah banget e, payah og. Gag jelas banget soalnya. Harusnya tuh yang namanya Volume kan harus ada keterangannya, Rebahkah, Berdirikah, Volume dk-kah, st-kah, bm-kah, heu. Udah pilihan gandanya gag jelas lagi, masa nilainya beda dikit banget.
Kosanku banyak nyamuk, gara2 tuh tempat sampah depanku diisi sama dahan pohon mangga yang tumbang. Apa gag didiemin nyamuk apa kalo gitu. Sekarang mau tak bakar sama orang2nya sekalian yaitu Veri Kurniawan sama Ote alias Adit elek. Payah neh, ga bisa hidup tenang dengan nyamuk. Heuh.
Oya, besok aku mau praktikum lapangan ke West Prog. Praktikum Hidrologi Hutan. Manteb, tapi bayarnya Rp. 30.000,- man. Muga dibalikin sisanya, kalo ada sisa.
Thursday, 26 May 2011
Hutan Tanaman dan Hutan Alam
Malem hari selasa kemarin aq, Memet, Haryo pergi ke tempat enjang buat bkin tugas DPSL. Pas dateng mah disana cuma ngobrol karna jurnal yang kami dapet gabisa dipake. Enjang ngenet dengan modemnya yang agak LOLA, heuh. Setelah lama mengobrol akhirnya nyambung juga ngomongin kehutanan di Indonesia.
Si haryo nanya aq gini,
"kamu lebih milih jadi Konservasionis atau Preservasionis?". Mati lu qih, jawab aq di dalam hati. aq jawab aja,
"Preservasionis" dengan enggan.
"oh gag bisa gitu, brati kamu saklek. Hutan juga harus dimanfaatkan" si Memet nyambung.
"Eh hutan tanaman tuh penting banget kali!"
"lha iya, kan emank penting. Aq mau jadi preservasionis di hutan lindung atau hutan konservasi aja kali."jawabku.
Aq pokoknya bilang kalo hutan tanaman gag bisa diandelin karna hutan tanaman tuh sama aja hutan yang terdegradasi karena fungsinya yang berkurang.ya orologisnya, ya fungsi penahan erosi, sumberplasma nutfah dan lain-lain deh. si Memet tetep dengan pendiriannya kalo emank di negara Indonesia yang sedang berkembang ini perllu banget adanya hutan tanaman yang gag bisa digantiin sama hutan alam cos ya yang namanya alanm, mengambil potensinyya lebih susah kan terkait medan, akses jalan dsb.
Mulai paragraf ini pikiranku semua. Yang namanya hutan alam tuh FULL PACKAGE, bisa diapain ajah. Didalemnya banyak banget isinya, bisa dimanfaatkan semua. Sebenernya gag semua karena KETERBATASAN OTAK KITA YANG CUMA 2000 CC, yang gag bisa nemuin semua manfaat Makhluk Allah. Susah ne kalo gene. Aq sering banget ngomong gini, kita koq cuma majuin dan selalu ngembangin yang namanya hutan tanaman dibawah perhutani, HPH, dll. Padahal mungkin potensi hutan alam lebih gede dari hutan tanaman. Emank kayu dan Hasil Hutan Non Kayu (HHNK) lebih susah diekstrak dari hutan alam. Tapi sekali lagi, qt belum ngembangin dengan total, itu yang bikin susah. Maunya yang gampang, padahal yang gampang belum tentu bener, yang keliatan enak belum tentu bener.
Di dalem hutan alam fungsinya banyak banget, salah satunya mencegah banjir dan menyimpan cadangan air yang banyak. Yagag sih, banyak yang ngomong gitu bukan sekedar asal ceplos. Apakah hutan tanaman punya fungsi kayagitu? Perkebunan punya fungsi kayagitu? Kayanya gag deh, untuk mencegah banjir dan erosi tuh butuh hutan yang punya lebih dari satu lapisan tajuk (stratum tajuk), hutan tanaman gag punya, apalagi perkebunan. Kalo udah banjir apa keuntungan finansial hutan alam dihitung? Tersedianya air tanah karena keberadaan alam dihitung? Kalo dihitung menurutku akan ngelebihin deh tuh produksi kayu hutan tanaman yang semakin lama semakin turun produktifitasnya. Jelas, siklus haranya terbuka, yang ada malah hara dari hutan tanamna itu kebuang percuma keluar gara2 erosi. Apalagi kalo saatnya hutan tanaman ditebang habis dalam satu petak, 2 Ha aja kalo dibuka erosinya meningkat lebih dari 2 kalinya (bu Tuti, kuliah KTA dan Hidrologi), apalagi 1 petak yang puluhan sampe ratusan hektar. BEUH!!!
Tapi pendapatku gag selamanya bener, permasalahan yang sangat pelik yaitu LAJU PERTUMBUHAN MANUSIA yang dengan bangganya mempunyai slogan 2 ANAK LEBIH, BAIK! Emank sih kayu dari hutan alam gag bisa nyukupinmenuso menuso yang serakah dan full of nafsu karena keterbatasan manusia. Intinya dibutuhkan hutan tanaman tapi majuin juga donk hutan alam!!! dan, BUKA HUTAN ALAM MENJADI HUTAN TANAMAN DI DAERAH YANG SAMA SEKALI KALI AMAN DARI EROSI.
itu aja intinya menurutku, trims.
Monday, 23 May 2011
Praktikum Lapangan ke Mbantul
KULO NUWUN....Kemarin baru pulang dari praktikum lapangan di Kec Panggang, Bantul. Gila, medannya seru abis. Hari pertama kita sekelompok ber-9 disuruh invent sosial. Terpaksa kami yang asli orang jawa barat atau malah orang jawa timur sendiri gag bisa bahasa kromo inggil buat tanglek-tanglek atau tanaya2 ya diam saja, hanya bisa bersiul ""NGGIIIIHHH BUUU,, NGGIIHHH PAAAKK"" Yah, baik buruknya sesuatu dapat dilihat dari bahasa kan.
Lebih parah lagi hari kedua. Keberangkatan dari jam 9 hari minggu itu. Pertamanya sih cuma cari jalan ke PU 1 dari pal. PU 2 lumayan menegangkan karena melintasi kaki bukit. Bukitnya c gapapa, SEMAKNYA!!!! semaknya bikin keki deh, harus dibuka lagi buat jalan cewek. PU3 lumayan gampang deh, gada semak belukar yang didapat. PU4 di bawah kaki bukit, di padang jagung. Kita menemukan beberapa buah pepaya yang matang, lalu kita ambil. Emang sih punya warga, tapi mumpung warag lagi RESAH dengan keberadaan monyet (Maccaca fascicularis) jadi perbuatan "agak" gag bener kita ditutupi alibinya oleh monyet yang serakah itu. PU4 motong bukit, gakan bisa dilewati. Terpaksa potong jalur 90 derajat counter clockwise. Lha pasti lebih jauh lagi, harusnya cuma seratus meter, jadi 135 + 60 meter. JIJIK. Capeknya minta ampun. Yang lebih serem lagi 'hampir' aq keperosok ke jurang, dengan kedalaman (estimasi) 5-6 meter. Kaki kananku masuk ke jurang itu, untung (dengan mengucapkan untung berarti kita bersyukur, hehe) kaki kirinya ketinggalah di atas n ada semak2 yang tadi nutupin jurangnya menahan bobot badanku jatuh ke jurang itu. Ieuh Kalo beneran aq masuk kesono, besok paginya akan ada kabar "seorang mahasiswa Fakultas Kehutanan tewas masuk jurang dengan ganteng dan mengenaskan". Meratapi nasib deh. Tapi nyaliku gag ciut gara2 cuma segitu. PU5, PU6, dan PU7 berhasil didapat datanya.
Bangga banget pas liat peta, PU7 kita cuma melenceng 30 meteran. Maklum, yang jadi kendalanya itu SEMAK BELUKAR dengan tinggi 2,5 METER,BERDURI!!!!!!! Dan kita bawa temen2 cewek, jadi terpaksa harus buka jalan. Jam 2 selesai langsung pulang ke basecamp. MANTAB, capeknya ditambah lagi 1,5 jam perjalanan dari MBANTUL ke NJOGJA. Dateng kos, pusing. Minum obat tidur deh. bangun pagi benerin kamer, carrier yang dibawa ama perlengkapan yang ntanya kudu dikembaliin. Trus bikin blog ini deh,,hehe..
Tuesday, 12 October 2010
Lie to Our Heart
When i was in first grade of junior school at SMAN 4 Cirebon, i felt in love with someone. She is Dwi Agustiyani, but I never talk to her. I don't know why but just felt like i don't have any deserve to her. She is very cute, bright in my eyes, or else i just like her. But it's so pure i think. The other man or in my past, i just like someone girl with her body, or my feeling mixed with lust. Yeah.
But that day is different, i really like her, mmm..... love her. Yeah, she has a great face i think, ever guys like her.
Then when i felt i didn't have deserve to be hers, i try to closed with someone else name Resa, she is a tall and slim girl, and have a unique face. I just gathered round with her and suspected by other friend that i like her. But it's not. I just like Dwi at all.
Someday there was a trip to visit my friend that lost her father, i chose to pick up Resa. But my heart still in Dwi. It was so hurt to lie to my heart. But i just walk away, didn't know bad things happened. Everyone included Dwi saw me go with her.
Couple days later, i came to school normally. Suddenly best Friend of Dwi, Desi and Desty blocked my way to class. Then they began say something, "are you interested with Dwi?". "What is this? I don't get what you mean." They force me to say yes, then i say yes, i'd rather like Dwi than Resa. But i just said that i like her normally.
What happened next? They said words that have teared my heart into pieces. One of both say, "Dwi likes you! Would you wanna say the truth that you like her?" I'm drowned, i just couldn't said something. I just fell this world began to fall. It' suck. I'm too far with Resa, and it's impossibble too going with Resa, it was too risk. I dont wanna make Dwi felt down with my condition. "She was crying in the car when saw you with Resa," continued them. I couldn't stand of it anymore. Then i just left them behind with no word.
I see her face singing 'Bunda' song beautifully in front of class. I couldn;t keep my tears going down. The biggest creature even compared with universe, TIME freezing up. I want to hear that song from her every time.
Day by day left, there's a rumor that Dwi had have a boyfriend. Me, with my whole arrogant attitude give away my love words to someone i even don't care. Instead i have planned that i'll be in love with her. She is Kiki Puspitasari, and i can't keep it going for just one and a half month. I LIE to her,whatever i say is bullshit t her. I'm so sorry. And after broke up with Kiki, i wondered,' why i didn't make it sure?'.
Eventually i went to Dwi's best friend and asked about her and the answer was, "you're not well right, she's up for you!". After heard about that i know that first thing i saw afterlife is HELL.
This moron have his lesson, 4 years Dwi's shadowing me. And i learn someday i have to say that I LOVE YOU Dwi Agustiyani, or I USED TO. And everytime i like to someone i would like to tell them the truth.
But that day is different, i really like her, mmm..... love her. Yeah, she has a great face i think, ever guys like her.
Then when i felt i didn't have deserve to be hers, i try to closed with someone else name Resa, she is a tall and slim girl, and have a unique face. I just gathered round with her and suspected by other friend that i like her. But it's not. I just like Dwi at all.
Someday there was a trip to visit my friend that lost her father, i chose to pick up Resa. But my heart still in Dwi. It was so hurt to lie to my heart. But i just walk away, didn't know bad things happened. Everyone included Dwi saw me go with her.
Couple days later, i came to school normally. Suddenly best Friend of Dwi, Desi and Desty blocked my way to class. Then they began say something, "are you interested with Dwi?". "What is this? I don't get what you mean." They force me to say yes, then i say yes, i'd rather like Dwi than Resa. But i just said that i like her normally.
What happened next? They said words that have teared my heart into pieces. One of both say, "Dwi likes you! Would you wanna say the truth that you like her?" I'm drowned, i just couldn't said something. I just fell this world began to fall. It' suck. I'm too far with Resa, and it's impossibble too going with Resa, it was too risk. I dont wanna make Dwi felt down with my condition. "She was crying in the car when saw you with Resa," continued them. I couldn't stand of it anymore. Then i just left them behind with no word.
I see her face singing 'Bunda' song beautifully in front of class. I couldn;t keep my tears going down. The biggest creature even compared with universe, TIME freezing up. I want to hear that song from her every time.
Day by day left, there's a rumor that Dwi had have a boyfriend. Me, with my whole arrogant attitude give away my love words to someone i even don't care. Instead i have planned that i'll be in love with her. She is Kiki Puspitasari, and i can't keep it going for just one and a half month. I LIE to her,whatever i say is bullshit t her. I'm so sorry. And after broke up with Kiki, i wondered,' why i didn't make it sure?'.
Eventually i went to Dwi's best friend and asked about her and the answer was, "you're not well right, she's up for you!". After heard about that i know that first thing i saw afterlife is HELL.
This moron have his lesson, 4 years Dwi's shadowing me. And i learn someday i have to say that I LOVE YOU Dwi Agustiyani, or I USED TO. And everytime i like to someone i would like to tell them the truth.
Monday, 11 October 2010
My Better Life By My Mom
It's true that people say cure of the heart is to be with good men. I did it. Now i live in Yogyakarta, better town with old school scenery,LOL.
although my past life is not so happy, i tried hard to be seen to a lot people. why i said not good? this is the story.
My Mom is very protective woman. They didn't want me to play with the children nearby. I enunciated that my Mom didn't want me to be like them, seemed like smoking, fighting, or playing all the day. My friend was just video game and my younger sister. And we used to always play with dolls and else that my sister keen on. Or just watched TV with a lot of bad program that show off the feminism of a man, like gay.
My life become so gloom when see the fact that i was feminism. Then i began to have a bad feeling with my mom. But my Mom send me to the swimming club in the first grade of junior school. Then three years past, my body was growing well, like other friend that always plays with normal friend. And now it's me, man with gent hearth.
My Mom is miracle for me. She seems had programmed my life for the future.
I'll never give you up, Mom. Love you Mom. Sorry that i ever bad feeling to you, it doesn't meant i didn't love you. I love you endlessly. Or, I'll love you endlessly.
although my past life is not so happy, i tried hard to be seen to a lot people. why i said not good? this is the story.
My Mom is very protective woman. They didn't want me to play with the children nearby. I enunciated that my Mom didn't want me to be like them, seemed like smoking, fighting, or playing all the day. My friend was just video game and my younger sister. And we used to always play with dolls and else that my sister keen on. Or just watched TV with a lot of bad program that show off the feminism of a man, like gay.
My life become so gloom when see the fact that i was feminism. Then i began to have a bad feeling with my mom. But my Mom send me to the swimming club in the first grade of junior school. Then three years past, my body was growing well, like other friend that always plays with normal friend. And now it's me, man with gent hearth.
My Mom is miracle for me. She seems had programmed my life for the future.
I'll never give you up, Mom. Love you Mom. Sorry that i ever bad feeling to you, it doesn't meant i didn't love you. I love you endlessly. Or, I'll love you endlessly.
My Apologize
Back with me again,,
My beloved friend in IFSA, i'm sorry that i couldn't responsible with my job in IFSA. I feel no more fun there. And i'm too busy in KP3 Burung, you know my primary organization. Sorry but i'm respect to you all as a member of IFSA. I always want to have a lot of friend but i want to make clear my hearth from doubtness about being a member in IFSA.
I'm not brag but outside IFSA, my friend is truly my friend. Inside, opportunity to be someone make us arrogant, or just ignored someone. I feel it, indeed. but never mind. We'll be friend forever, all right?
Then what could i say, being there make us obstinate and spiritful with our life in Forest Faculty and in the world.
LONG LIFE IFSA
My beloved friend in IFSA, i'm sorry that i couldn't responsible with my job in IFSA. I feel no more fun there. And i'm too busy in KP3 Burung, you know my primary organization. Sorry but i'm respect to you all as a member of IFSA. I always want to have a lot of friend but i want to make clear my hearth from doubtness about being a member in IFSA.
I'm not brag but outside IFSA, my friend is truly my friend. Inside, opportunity to be someone make us arrogant, or just ignored someone. I feel it, indeed. but never mind. We'll be friend forever, all right?
Then what could i say, being there make us obstinate and spiritful with our life in Forest Faculty and in the world.
LONG LIFE IFSA
Monday, 19 July 2010
River Under The Sea
The river is from sulphate with darker color, and there were trees in the edge of the river. it,s also have different salinity. The shallower sea the water had no salinity, just fresh water, and the deeper is saltier. like there was a wall separate them.
there's a quote saying, *These amazing pictures were taken by the professional diver Anatoly
Beloshchin in the cave Cenote Angelita, Mexico. Heres his description:
We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep salty water and
under me I see a river, island and fallen leaves Actually, the river,
which you can see, is a layer of hydrogen sulphide. It must be an
unforgettable feeling once youre there and see it with your own eyes.
Besides diving in fiji, diving cenotes in mexico is one of the most intense experiences you can ever have. the trippiest part is that when you dive in the caves, you will start at the top which is usually warmer saltier water (wait, i might be mixing this up) from the ocean, and as you go down you pass into colder fresh water. its a weird sensation, made absolutely trippy by the fact that where the barrier between the two is there is a crazy mixing effect that makes you feel like the cave is melting around you. its fun to stick your head right in the middle. let me see if i can find a link on youtube...
here*
Subhanallah that make all out of our think of beautiful comes true.
like They Said in the Quran.
"He released the two seas, meeting [side by side]; between them is a barrier [so] neither of them transgresses." (Q.S. Ar-Rahman verses 19-20)
Monday, 12 July 2010
Free Plurk Themes
This is for Plurkers. If you bored with the themes and wanted to different with others, i have free themes that i have used it. here is the themes.

Copy and Paste the following code into your customize profile section in profile settings:
Copy and Paste the following code into your customize profile section in profile settings:
see what happenbody, html { background-color: #000000; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: #ffffff; }
#timeline_holder { background-image: url(http://www.freeplurkthemes.com/images/aquarium-timeline-holder.jpg); }
/* Hide Karma Creature */ #dynamic_logo { opacity:0;filter:alpha(opacity=0);zoom:1 }
/* Hide Bar */ .day_bg { opacity:0.01;filter:alpha(opacity=01); }
/* Hide Search */ #mini_search form { opacity:0; filter:alpha(opacity=0);zoom=1 }
#mini_search form:hover { opacity:1; filter:alpha(opacity=100) }
#bottom_line {color:#46ad76; background: #000000; border-top: 1px solid #000000; border-bottom: 1px solid #000000; }
.td_img{ opacity:0;filter:alpha(opacity=0);zoom:1}
.evening, .night, .day, .morning { color:#ffffff; }
#div_loading { background-position: 25%;}
#top_login { background: #000000; margin: 0px 0px 0px 0px; padding-right: 10px; height: 20px; } .dark_icons {color:#ffffff;} #top_bar #edit_link {color:#ffffff;} #top_bar #edit_link, #top_login a, #footer a, #top_bar a {color:#ffffff;} #page_title { font-size:15px; color: #ffffff; }
#timeline_bg .day_start .div_inner { background: #46ad76; opacity: 0.4; -moz-opacity: 0.4; filter: alpha (opacity = 40); }
.plurk_cnt {-moz-border-radius: 1px 11px 1px 11px; -webkit-border-top-right-radius: 11px; -webkit-border-bottom-left-radius: 11px; }
.qualifier, .m_qualifier, .segment-content, .dots.inner, #emoticon_selecter, #updater { -moz-border-radius: 1px 9px 1px 9px ; padding-left: 6px; padding-right: 5px; -webkit-border-top-right-radius: 10px; -webkit-border-bottom-left-radius: 10px; }
#more_options .on, #more_options #more_options_holder { background:transparent ; background-color: none; -moz-border-radius: 1px 9px 1px 9px ; color: #46ad76 -webkit-border-top-right-radius: 10px; -webkit-border-bottom-left-radius: 10px; }
.plurk_box .caption {-moz-border-radius: 11px 0px 0px 0px ; background: url(http://www.freeplurkthemes.com/images/aquarium-timeline-holder.jpg) ; color: #46ad76; text-align: center; }
.plurk_box .list {-moz-border-radius: 0px 0px 0px 11px ; -webkit-border-bottom-left-radius: 11px; }
.info_box {-moz-border-radius: 0px 0px 11px 0px ; background: url(http://www.freethemes.com/images/aquarium-timeline-holder.jpg) ; color: white; border: none; -webkit-border-bottom-right-radius: 11px; }
.info_box.c_disabled { -moz-border-radius: 11px 0px 0px 0px; -webkit-border-top-left-radius: 11px; }
.info_box a { color: #fff!important; }
#input_small { height: 75px; }
.response_count, .caption { background:#46ad76 !important; color: #ffffff!important; font-size:10px; padding:0 0.25em } .new .response_count { background:#46ad76 !important; color:#ffffff!important; font-size:10px; padding:0 0.25em } .dots .inner { margin-left: 3px; -moz-border-radius:8px 8px 8px 8px; }
#updater { background:#46ad76; color:#ffffff; border: 1px solid #46ad76; }
#plurk_form { background: transparent url(”http://www.freeplurkthemes.com/images/aquarium-timeline-holder.jpg”) repeat; border-right: 1px solid #905f7e; border-bottom: 1px solid #905f7e; z-index: 4; -moz-border-radius: 20px 20px 20px 20px ; padding-bottom: 5px; -webkit-border-top-right-radius: 21px; -webkit-border-bottom-left-radius: 21px; -webkit-border-top-left-radius: 21px; -webkit-border-bottom-right-radius: 21px; }
#karma { color: #ffffff; }
#plurk-dashboard { color: #ffffff; background: #000000 url(http://www.freeplurkthemes.com/images/aquarium-timeline-holder.jpg) no-repeat scroll left center; border-right: 1px solid #905f7e; border-bottom: 1px solid #905f7e; -moz-border-radius: 18px; -khtml-border-radius: 18px; -webkit-border-radius: 18px; border-radius: 18px; }
#plurk-dashboard a{ color:#ffffff; text-decoration:underline; }
#plurk-dashboard a:hover{ color:#6cb1d2; text-decoration:underline; }
#plurk-dashboard h2{ text-transform:uppercase; background:none; color:#6cb1d2; font-weight:bold; padding:0; }
#dash-stats table td { color:#6cb1d2; }
#dash-fans div[style]:first-child { position:absolute;opacity:0; font-size:0;height:0; }
#dashboard-invite, #invite_url, #mobile-gfx, #widget-gfx, #twitter-gfx { height:0; position:absolute;opacity:0; filter:alpha(opacity=0); zoom=1 }
#filter_tab a.filter_selected { -moz-border-radius: 10px 2px 2px 10px; background:#905f7e; color: #ffffff; -webkit-border-bottom-left-radius: 11px;}
#filter_tab .off_tab { -moz-border-radius: 10px 2px 2px 10px; background: url(http://www.freethemes.com/images/gradient2.jpg) ; color: #ffffff; background-color: #000000; -webkit-border-bottom-right-radius: 11px; }
.p_img { -moz-border-radius: 3px 5px 3px 5px; border: solid 1px #46ad76; -webkit-border-bottom-left-radius: 5px;}, fieldset, img { -moz-border-radius: 3px 5px 3px 5px; -webkit-border-bottom-left-radius: 5px}
Saturday, 10 July 2010
The Lovely Day in Hometown
This is a happy moment with my fams in Cirebon. I got up late, then straight to eat. then i accompanied my father fixing gas stove start at 7 am. At 7:30 my sister wanted to go to Palutungan to gather with her classmates. While i still Tried in fixing gas stove, my father went to accompanied my sister to school, then my father left her there. My father back soon and joined me again. Then at 10 am we finished. We took a bath and prepared to buy carrier. I need it for KL, hiking Ciremai, and adventure to Baluran National Park. My Mom asked to go to Ramayana first. Then we got there by in 30 minutes. My mom wanted to bought me sleeping bag and jacket for hiking, and she did. What a happy, but i haven't got a carrier. Then at about 1:30 we went to Palutungan, pick up my sister. There, we got her in bus already. I got out from car and stopped that bus. Then my sister saw me and got out from bus. We have fun there, had some meat, played with cold water, rainfall, and lovely trees there. What a lovely place. At 4 pm we went to grage and still looked for carrier. And finally we decided to buy blue carrier. I said Alhamdulillah. I was ready to act.
Thanks for my mom, my dad, my sister, LOVE YOU SO MUCH.
Wednesday, 7 July 2010
MORATORIUM INDONESIA-NORWEGIA
Update ah masalah kehutanan. Sekarang mau membahas masalah "Moratorium", ada yang tau?
Lha ini, anak kehutanan koq gag update. Jadi gini, pak presiden kita, SBY membuat perjanjian dengan Negara Norwegia tentang Moratorium (aku sebut berulang-ulang biar terbiasa, hehe). Moratorium adalah hasil kesepakatan negara tercinta kita, Indonesia dengan Norwegia berupa penghentian penebangan sementara di hutan. Mau tau dananya berapa? $US 1 miliar man! Bayangin, kalo dibeli permen dapet berapa karung coba?(parah). Itu uang semua lho! Sekarang bisa disetarain dengan rupiah kurang lebih Rp 9 triliun. Wow, manstab banget dah. Tau gag? Kata detik.com twuh uang itu setara lho sama uang yang mau dikasih ke pejabat DPR untuk dana aspirasi untuk satu tahun. Padahal uang dari Negara yang lumayan kaya itu (atau sok kaya?) diberi untuk tiga tahun dan dicairkan secara bertahap. Moratorium berlaku dari 2011 sampai 2013, tapi penggelontoran dananya bertahap sampai masa evaluasi berakhir pada tahun 2016. Kita bersyukur uang itu enggak ngucur percuma karena enggak pada setuju dengan yang namanya dana aspirasi itu, hehe. Yah siapa tau aja pejabat-pejabat kita masih berotak tikus(kenapa harus tikus, kan imut??!!). Pejabatnya juga banyak yang artis. DIMANAKAH PROFESIONALITAS?(gag ppenting mas!)
Nah ini dia masalahnya. Kita bagi masalah yang ada dengan jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Kehutanan UGM walau tahun 2010 ini penjurusan ditiadakan (General Forestry).
Dari segi anak THH (Teknologi Hasil Hutan), kebutuhan kayu di Indonesia tanah airku ini mencapai 40-50 juta kubik lho. Lha kita Cuma memproduksi sekitar 25 juta kubik. Otomatis kurang 40-50% donk? Lha terus piye kalo dimoratoriumkan? Darimana kebutuhan kayu kita, importkah? Lha kalo ada cairan yang setetesnya bisa bikin benih Jati jadi (Tectona grandis) diameter 40cm dalam waktu sehari sih gag usah pusing-pusing. Itu bercanda, tapi sekarang serius lagi. Bagaimanakah cara mengurangi kebutuhan kayu kita atau menambah daya produksi kayu kita? Kalo perlu keduanya dipikirin deh supaya kebutuhan terpenuhi dan mungkin surplus.
Kedua, ini dari segi anak-anak MH (Management Hutanan). Seiring dengan sekaratnya kebutuhan kayu kita, dan terjadi moratorium di negeri kita apakah yang akan terjadi? Dapatkah anda menebak dengan intuisi kemanageran anda? Ya(walau mungkin ada yang gag “Ya”), Black Market. Mereka para stackholder yang tidak dizinkan menebang dan memasarkan dibingungkan dengan moratorium ini. Perusahaannya otomatis tidak dapat mewujudkan tujuan perusahaannya. Dengan cara terpaksa mereka terus menebang dan memasarkannya tanpa izin yang berlaku. Kayu-kayu tersebut laku murah dan laris seperti barang di pasar bebas. Maka kedepannya akan banyak perusahaan yang menganut blackmarket tersebut dan mungkin illegal loggingakan malah bertambah parah. Keputusan import adalah keputusan yang berat karena sama saja menguras kas Negara. Belum lagi subsidi untuk kayu-kayu tersebu (jika ada).
Anak-anak silvikulturis jurusan BDH (Budi Daya Hutan) punya anggapan tersendiri. Tak ayal jika kehutanan kita tersistem dengan buruk. Silvikultur hanya digunakan pada hutan-hutan untuk produksi. Memang silvikultur juga melihat dari sisi ekonomi, tetapi melihat dari aspek ekologisnya juga. Reboisasi juga diperlukan bukan hanya untuk kepentingan perusahaan, tetapi seni membuat hutan seharusnya diterapkan pada lahan yang telah kritis. Masih banyak lahan kritis di Indonesia ini. Contohnya pesisir pantai yang membutuhkan windbreaker agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian, lahan yang sangat terbuka bekas penebangan yang berlebihan pada waktu penjajahan, hutan yang erosinya tinggi, pembukaan lahan bekas tambang, dan lain-lain.
The last but not least, dari anak KSDH. Salah satunya saya sendiri. Moratorium memaksakan kita untuk mempergunakan uang tersebut untuk melakukan import kayu demi memenuhi kebutuhan. Itu sama saja memindahkan kerusakan hutan pada tempat lain. Keputusan moratorium itu sangatlah tidak bijak. Seharusnya uang tersebut digunakan untuk mereboisasi hutan yang kurang produktif dan memperbaiki ekosistem dalam hutan sehingga degradasi dan deforestasi berkurang. Fungsi hidro-orologi juga sebaiknya diperhatikan karena erosi yang terjadi di hutan pegunungan akan mengakibatkan kerusakan pada ekosistem perairan di hilir sungai. Dengan melihat sungai yang berwarna kecoklatan itu berarti erosi terjadi di daerah hilir.
Atau mungkin uang tersebut digukan untuk menyadarkan aparat Negara yang semena-mena memberi izin untuk membuka hutan gambut untuk memperbaikinya. Uang tersebut dijejalkan ke mulut mereka agar mereka sadar bahwa hutan gambut tidak bisa diberdayakan. Sadis tapi memang mau bagaimana lagi? Mereka, pengusaha hutan hanya tertarik dengan keberadaan kayunya saja. Janji memperbaiki lahan mereka lakukan dengan asal-asalan karena tidak mengerti kendala di hutan gambut tersebut. Dan hasilnya pun 0% berhasil, percuma. Malah pembukaan lahan hutan tersebut menambah emisi karena mengeluarkan gas-gas yang berbahaya. Dan aparat Negara tersebut dibutakan dengan uang yang tidak seberapa saja.
Itulah pembahasan singkat tentang Moratorium yang akan dilaksanakan pada tahun 2011. Kesimpulannya adalah Moratorium sangat tidak efektif dilakukan di Negara kita.
By: Moh. Faqih
Lha ini, anak kehutanan koq gag update. Jadi gini, pak presiden kita, SBY membuat perjanjian dengan Negara Norwegia tentang Moratorium (aku sebut berulang-ulang biar terbiasa, hehe). Moratorium adalah hasil kesepakatan negara tercinta kita, Indonesia dengan Norwegia berupa penghentian penebangan sementara di hutan. Mau tau dananya berapa? $US 1 miliar man! Bayangin, kalo dibeli permen dapet berapa karung coba?(parah). Itu uang semua lho! Sekarang bisa disetarain dengan rupiah kurang lebih Rp 9 triliun. Wow, manstab banget dah. Tau gag? Kata detik.com twuh uang itu setara lho sama uang yang mau dikasih ke pejabat DPR untuk dana aspirasi untuk satu tahun. Padahal uang dari Negara yang lumayan kaya itu (atau sok kaya?) diberi untuk tiga tahun dan dicairkan secara bertahap. Moratorium berlaku dari 2011 sampai 2013, tapi penggelontoran dananya bertahap sampai masa evaluasi berakhir pada tahun 2016. Kita bersyukur uang itu enggak ngucur percuma karena enggak pada setuju dengan yang namanya dana aspirasi itu, hehe. Yah siapa tau aja pejabat-pejabat kita masih berotak tikus(kenapa harus tikus, kan imut??!!). Pejabatnya juga banyak yang artis. DIMANAKAH PROFESIONALITAS?(gag ppenting mas!)
Nah ini dia masalahnya. Kita bagi masalah yang ada dengan jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Kehutanan UGM walau tahun 2010 ini penjurusan ditiadakan (General Forestry).
Dari segi anak THH (Teknologi Hasil Hutan), kebutuhan kayu di Indonesia tanah airku ini mencapai 40-50 juta kubik lho. Lha kita Cuma memproduksi sekitar 25 juta kubik. Otomatis kurang 40-50% donk? Lha terus piye kalo dimoratoriumkan? Darimana kebutuhan kayu kita, importkah? Lha kalo ada cairan yang setetesnya bisa bikin benih Jati jadi (Tectona grandis) diameter 40cm dalam waktu sehari sih gag usah pusing-pusing. Itu bercanda, tapi sekarang serius lagi. Bagaimanakah cara mengurangi kebutuhan kayu kita atau menambah daya produksi kayu kita? Kalo perlu keduanya dipikirin deh supaya kebutuhan terpenuhi dan mungkin surplus.
Kedua, ini dari segi anak-anak MH (Management Hutanan). Seiring dengan sekaratnya kebutuhan kayu kita, dan terjadi moratorium di negeri kita apakah yang akan terjadi? Dapatkah anda menebak dengan intuisi kemanageran anda? Ya(walau mungkin ada yang gag “Ya”), Black Market. Mereka para stackholder yang tidak dizinkan menebang dan memasarkan dibingungkan dengan moratorium ini. Perusahaannya otomatis tidak dapat mewujudkan tujuan perusahaannya. Dengan cara terpaksa mereka terus menebang dan memasarkannya tanpa izin yang berlaku. Kayu-kayu tersebut laku murah dan laris seperti barang di pasar bebas. Maka kedepannya akan banyak perusahaan yang menganut blackmarket tersebut dan mungkin illegal loggingakan malah bertambah parah. Keputusan import adalah keputusan yang berat karena sama saja menguras kas Negara. Belum lagi subsidi untuk kayu-kayu tersebu (jika ada).
Anak-anak silvikulturis jurusan BDH (Budi Daya Hutan) punya anggapan tersendiri. Tak ayal jika kehutanan kita tersistem dengan buruk. Silvikultur hanya digunakan pada hutan-hutan untuk produksi. Memang silvikultur juga melihat dari sisi ekonomi, tetapi melihat dari aspek ekologisnya juga. Reboisasi juga diperlukan bukan hanya untuk kepentingan perusahaan, tetapi seni membuat hutan seharusnya diterapkan pada lahan yang telah kritis. Masih banyak lahan kritis di Indonesia ini. Contohnya pesisir pantai yang membutuhkan windbreaker agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian, lahan yang sangat terbuka bekas penebangan yang berlebihan pada waktu penjajahan, hutan yang erosinya tinggi, pembukaan lahan bekas tambang, dan lain-lain.
The last but not least, dari anak KSDH. Salah satunya saya sendiri. Moratorium memaksakan kita untuk mempergunakan uang tersebut untuk melakukan import kayu demi memenuhi kebutuhan. Itu sama saja memindahkan kerusakan hutan pada tempat lain. Keputusan moratorium itu sangatlah tidak bijak. Seharusnya uang tersebut digunakan untuk mereboisasi hutan yang kurang produktif dan memperbaiki ekosistem dalam hutan sehingga degradasi dan deforestasi berkurang. Fungsi hidro-orologi juga sebaiknya diperhatikan karena erosi yang terjadi di hutan pegunungan akan mengakibatkan kerusakan pada ekosistem perairan di hilir sungai. Dengan melihat sungai yang berwarna kecoklatan itu berarti erosi terjadi di daerah hilir.
Atau mungkin uang tersebut digukan untuk menyadarkan aparat Negara yang semena-mena memberi izin untuk membuka hutan gambut untuk memperbaikinya. Uang tersebut dijejalkan ke mulut mereka agar mereka sadar bahwa hutan gambut tidak bisa diberdayakan. Sadis tapi memang mau bagaimana lagi? Mereka, pengusaha hutan hanya tertarik dengan keberadaan kayunya saja. Janji memperbaiki lahan mereka lakukan dengan asal-asalan karena tidak mengerti kendala di hutan gambut tersebut. Dan hasilnya pun 0% berhasil, percuma. Malah pembukaan lahan hutan tersebut menambah emisi karena mengeluarkan gas-gas yang berbahaya. Dan aparat Negara tersebut dibutakan dengan uang yang tidak seberapa saja.
Itulah pembahasan singkat tentang Moratorium yang akan dilaksanakan pada tahun 2011. Kesimpulannya adalah Moratorium sangat tidak efektif dilakukan di Negara kita.
By: Moh. Faqih
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)




